Beli rumah di Palembang mungkin sudah jadi impian kamu sedari dulu. Namun beli rumah secara kontan seringkali menyulitkan karena harus menyiapkan uang dengan jumlah banyak dalam satu waktu. Maka tak heran, tak sedikit orang yang memilih untuk beli rumah secara kredit melalui KPR (Kredit Pemilikan Rumah) bank. 

Bagi kamu yang ingin beli rumah di Palembang dengan KPR bank, berikut cara atau syarat beli rumah dengan KPR bank.

1. Temukan Rumah yang Bisa Dibeli secara Kredit

Langkah pertama adalah mencari rumah yang memperbolehkan pembeli melakukan pembayaran dengan KPR. Untuk menemukan rumah yang bisa dibeli dengan KRP, ada dua cara yang bisa kamu lakukan. Pertama, kamu bisa mendatangi bank dan meminta informasi lokasi-lokasi rumah yang menyediakan KPR.

Kedua, kamu bisa mencari sendiri rumah atau perumahan yang menyediakan pembayaran dengan cicilan KPR (Kredit Pemilik Rumah). Salah satu rumah di Palembang yang bisa dibeli dengan cicilan KPR bank adalah perumahan di Grand Sanjaya Residence. Grand Sanjaya Residence memperbolehkan pembeli untuk melakukan pembayaran dengan KPR. Klik di sini untuk detailnya.

2. Cari Tahu Lebih Dalam tentang Rumah yang Ingin Kamu Beli

Setelah kamu menentukan rumah yang ingin kamu cicil dengan KPR. Tahapan selanjutnya adalah mencari tahu lebih dalam informasi tentang rumah yang ingin kamu beli. Informasi yang wajib kamu ketahui adalah berapa uang muka, cicilan tiap bulan, biaya tanda jadi, dan lainnya.

Selain itu, kamu juga harus memastikan berapa lama rumah akan dibangun, proses kredit, fasilitas yang akan kamu dapatkan, dan yang lainnya.

3. Bayar Uang Tanda Jadi

Setelah semua informasi penting sudah kamu dapatkan, langkah selanjutnya adalah membayar uang tanda jadi atau booking fee. Uang tanda jadi atau booking fee ini jadi bukti pemesanan rumah atau kavling yang ingin kamu beli, sehingga rumah impian kamu tidak dibeli orang lain, atau berubah harga. 

Perlu diketahui, tiap developer memiliki aturan yang berbeda-beda terkait uang tanda jadi ini. Misalkan di Grand Sanjaya Residence, persyaratan KPR harus sudah diterima developer atau bank paling lambat 14 hari setelah booking fee.

4. Bayar Uang Muka KPR

Setelah kamu membayar uang tanda jadi, langkah selanjutnya adalah membayar uang muka KPR. Namun ini tergantung prosedur tiap developer. Beda developer, beda pula prosedurnya. Pasalnya, ada beberapa developer yang menyatakan bahwa tanda jadi sudah merupakan bagian uang muka. Bila aturan tersebut yang ditetapkan, maka kamu tinggal membayar sisanya saja. 

Perlu diketahui, apabila kamu mengalami penolakan oleh pihak bank, uang muka yang telah kamu bayarkan akan dikembalikan.

Baca juga: Rumah Mewah Palembang: Harga, Inspirasi dan Rekomendasi

5. Ajukan KPR ke Pihak Bank

Apabila uang muka dan booking fee telah kamu lunasi. Tahapan penting selanjutnya adalah mengajukan kredit KPR ke Bank pilihan kamu. Biasanya, pihak developer akan membantu kamu mengurus pengajuan KPR ke bank yang sudah menjadi partnernya. Namun bila kamu memilih bank yang bukan partner developer, kamu bisa memproses pengajuan kredit KPR secara mandiri.

Saat ingin beli rumah di Palembang dengan mengajukan KPR ada beberapa syarat dasar yang harus kamu penuhi, berikut persyaratannya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di Indonesia.
  • Berusia minimal 21 tahun.
  • Punya penghasilan tetap sebagai pegawai tetap, karyawan swasta atau pekerja profesional lainnya dengan masa kerja minimal 1 tahun (pegawai) atau 2 tahun (profesional/wiraswasta).

Berikut dokumen persyaratan yang harus kamu penuhi bila ingin beli rumah di Palembang dengan cicilan KPR di bank:

  • Fotokopi kartu identitas, bisa berupa KTP, KITAS, KITAP, atau paspor.
  • Slip gaji bulan terakhir atau surat keterangan gaji
  • Fotokopi rekening koran
  • Fotokopi surat izin praktek untuk profesional
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Fotokopi tagihan bulanan kartu kredit 1 bulan terakhir
  • Fotokopi kartu kredit (bila ada)

Waktu pengajuan KPR rumah umumnya sekitar 1 bulan. Dalam jangka waktu tersebut, pihak Bank biasanya akan melakukan proses survei. Survei ini meliputi pengecekan ke BI (Bank Indonesia) untuk memastikan kamu tidak masuk dalam blacklist catatan kredit. 

Jangan lupa juga, apabila kamu ingin beli rumah di Palembang dengan KPR bank, pastikan cicilan maksimal, 30% dari gaji, atau bisa juga 40% dari gaji, bisa juga digabung antara penghasilan kamu dan istri, atau dapat pula hanya mensyaratkan gaji suami saja.

Baca juga: Perumahan Murah di Palembang: Rekomendasi & Tips Memilihnya